Surabaya.suaramerdeka.com – Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya menggelar Pelatihan Protokoler dan Pelayanan Prima yang diikuti sebanyak 45 tenaga kependidikan (tendik) dan struktural fakultas Untag Surabaya, Sabtu, 13 Desember 2025.
Pelatihan ini sebagai langkah strategis Untag Surabaya dalam menyiapkan protokoler berkelas untuk pelayanan prima di lingkungan kampus.
Ketua YPTA Surabaya J Subekti SH MM mengatakan, peserta merupakan figur-figur terpilih yang memiliki peran penting dalam mendukung amanat pendidikan dan pelayanan di Untag Surabaya. Menurutnya, para peserta terpilih untuk ikut berpartisipasi dalam melaksanakan amanat konstitusi dan kehidupan berbangsa.
“Di tempat ini, kalian ditempatkan pada unit-unit kerja yang masing-masing memiliki tugas pokok. Tugas kalian adalah melayani mahasiswa dan masyarakat, serta membuat mereka merasa nyaman berada di Untag Surabaya. Saya tidak ingin ada yang melayani dengan wajah murung atau sikap acuh,” ujarnya, Minggu, 14 Desember 2025.
Subekti menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya berorientasi pada penguatan keterampilan teknis keprotokolan, namun juga pembentukan sikap dan etika pelayanan yang harus melekat pada setiap insan Untag Surabaya.
“Saya berharap Anda semua siap melayani siapa pun yang datang ke Untag Surabaya. Jangan pernah bersikap sombong, merasa paling hebat, atau meremehkan orang lain. Sambutlah setiap orang dengan senyum dan salam,” jelasnya.
Pelatihan dibuka dengan pemateri pertama Andis Rizki Pahlevi SSTP MAP dari Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur (Biro Adpim Setdaprov Jatim). Ia menyampaikan materi Keprotokolan dan Manajemen Acara, mulai dari pengertian dasar hingga penerapannya di lingkungan Untag Surabaya. “Bagian terpenting dari tugas seorang protokol adalah memberikan pelayanan hingga tercapainya kesempurnaan sebuah acara,” ungkapnya.
Peserta juga diajak memahami ruang lingkup keprotokolan sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan. Meliputi tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan, serta melakukan praktik langsung penataan tempat duduk kegiatan kampus, termasuk simulasi kehadiran pimpinan dan tamu eksternal.
Materi kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua bertema “Membangun Citra Profesional Protokol Kampus melalui Grooming dan Sikap Positif” yang disampaikan Dr Bawinda Lestari MPsi CPS Cht. Dosen Psikologi Untag Surabaya sekaligus praktisi ini menekankan pentingnya kesadaran diri dalam menjalankan peran profesional di lingkungan universitas.
Bawinda memperkenalkan konsep Golden Service Excellence, yakni pelayanan bernilai emas yang tidak hanya ramah dan cepat, tetapi juga beretika, tulus dan berkelas.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Direktorat Umum dan Sumber Daya Manusia (DUSDM) YPTA Surabaya Eddy Wahyudi SH MM berharap pelatihan ini memberikan dampak nyata bagi institusi.
“Kita sedang menuju World Class University. Oleh karena itu, sikap seluruh sivitas, termasuk kinerja kita, harus mencerminkan profesionalisme dan kelas,” pungkasnya.***
Sumber:
YPTA Latih Tendik Untag Surabaya soal Protokoler dan Pelayanan Prima - Suara Merdeka Surabaya