Kunjungan Benchmarking Pusat Layanan Bahasa FIB Untag Surabaya ke Global Language Center ITS Surabay
23 Desember 2025

Kunjungan Benchmarking Pusat Layanan Bahasa FIB Untag Surabaya ke Global Language Center ITS Surabay

Surabaya, 2 Desember 2025 — Pusat Layanan Bahasa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kunjungan benchmarking ke Unit Pusat Bahasa Global atau Global Language Center (GLC) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola layanan kebahasaan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi antarperguruan tinggi dalam pengembangan layanan bahasa yang profesional dan berstandar global.

 

Rombongan Untag Surabaya dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Assoc. Prof. Dr. Pariyanto, M.Ed., didampingi oleh Kepala Pusat Layanan Bahasa, Dona Rahayu Sugiharti, S.S., M.Hum., serta Ketua Gugus Penjaminan Mutu FIB, Novi Andari, S.S., M.Pd.. Kehadiran tim FIB Untag Surabaya disambut hangat oleh Cahyani Satiya Pratiwi, S.S., Kepala Global Language Center ITS Surabaya, beserta tim UPBG/GLC.

 

Dalam sambutannya, Dr. Pariyanto menegaskan bahwa benchmarking ini diadakan sebagai upaya memperkaya perspektif dan meningkatkan kualitas manajemen layanan kebahasaan. “Kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk mempelajari tata kelola layanan kebahasaan dan saling berbagi praktik baik oleh masing-masing lembaga, baik oleh Global Language Center ITS Surabaya maupun oleh Pusat Layanan Bahasa Untag Surabaya,” ujarnya.

 

Pertemuan berlangsung produktif dengan pembahasan yang mencakup tata kelola program bahasa, mekanisme layanan, strategi peningkatan kompetensi bahasa bagi mahasiswa dan masyarakat, serta peluang integrasi layanan kebahasaan dengan kebutuhan dunia industri. Di bawah arahan Yani—sapaan akrab Cahyani Satiya Pratiwi—GLC ITS menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan stakeholder sebagai langkah awal dalam merancang layanan yang relevan dan berdampak.

 

Yani juga menyoroti perlunya dukungan pimpinan dalam bentuk kebijakan kebahasaan yang jelas, termasuk persyaratan kemampuan bahasa internasional bagi mahasiswa selama studi maupun sebagai syarat kelulusan. “Identifikasi kebutuhan stakeholder dan dukungan kebijakan akan membantu menjamin lulusan memiliki keterampilan bahasa yang kompetitif di tingkat global,” terangnya.

 

Kegiatan benchmarking ini diakhiri dengan tukar-menukar informasi program, diskusi rencana tindak lanjut, serta harapan terjalinnya kerja sama berkelanjutan antara kedua lembaga. FIB Untag Surabaya berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat profesionalisme layanan kebahasaan di lingkungan kampus.

back top